BREAKING NEWS

Marianus Kaat Resmi Daftar Sebagai Bacabup Di PAN Alor.

21
×

Marianus Kaat Resmi Daftar Sebagai Bacabup Di PAN Alor.

Sebarkan artikel ini

Kalabahi, deticalor.com – Marianus Kaat, S.Pd. MM bersama relawan keluarga, dan simpatisan, Sabtu (20/4/2024)
mendaftar di DPD Partai Amanat Nasional Kabupaten Alor. Datang bersama keluarga dan simpatisan, Marianus Kaat diterima oleh Ketua Bapilu Marwan Laka bersama Pengurus DPD PAN Alor.

” Alor masuk dalam daerah tertinggal, ini merupakan persoalan utama yang memotivasi dirinya untuk ikut dalam kontestasi Pilkada Alor.

Hal ini sesuai pernyataan, Marianus Kaat saat mendaftar sebagai calon bupati di Sekretariat DPD PAN Alor. “Salah satu indikatornya adalah masalah ekonomi. Hari ini tingkat kesejahteraan Alor pada urutan 19 dari 22 Kabupaten/Kota. Inilah yang menantang saya untuk maju,” paparnya.

Baca Juga:  Diduga Korupsi Dana Desa BPD Desa Lembur Tengah Lapor Kades di Kejaksaan Negeri Alor

Dengan basic ilmu ekonomi dan saat ini secara taktis sementara menjalaninya sehingga memahami pokok persoalan dan cara mengatasinya.

“Visi saya adalah Revolusi Ekonomi (Rekom) yakni gerakan cepat tepat untuk segera keluar dari urutan 19 tersebut,” ujarnya.

Menurut Marianus, dilihat dari data sekunder di BPS, ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Alor.

Baca Juga:  Diduga Korupsi Dana Desa BPD Desa Lembur Tengah Lapor Kades di Kejaksaan Negeri Alor

“Masalah pangan menjadi salah satu faktor penyebab utama. Alor miliki potensi dan lahan yang cukup untuk dikembangkan dalam memenuhi kebutuhan beras 26 ribu ton per tahun tapi sekarang kita hanya bisa produksi 2 ribu ton per tahun, ini berarti minus 24 ribu ton,” ujarnya.

Dijelaskan dari 24 ribu ton beras apabila dihitung dengan standar harga Rp.15.000 maka kurang lebih 4 triliun yang harus mengalir keluar dari Alor setiap tahunnya.

Baca Juga:  Diduga Korupsi Dana Desa BPD Desa Lembur Tengah Lapor Kades di Kejaksaan Negeri Alor

“ini baru beras, belum jagung, kacang, sayur, daging, telur dan lainnya yang kita pasok dari luar. Dari sini saya terobsesi membendung hal ini,” ucap Marianus Kaat.

Dikatakan, dengan pertumbuhan ekonomi Alor 2,5 persen, DAU Rp.1 triliun 1 milyar dan apabila dibendung Rp.4 triliun hingga Rp.5 triliun maka pertumbuhan ekonomi Alor akan baik dan bisa tembus diatas angka 7 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *